Peluncuran Laporan EITI Indonesia 2016 Oleh KemenKor Bidang Perekonomian RI

Jakarta, 14 Maret 2019, Adiraja Integrasi (AI) sebagai anggota PERHAPI (Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia) berkesempatan untuk turut mengikuti acara EITI (Extractive Industries Transparency Initiatives) Indonesia yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI. Acara yang bertemakan “Peluncuran Laporan EITI Indonesia 2016 dan Diskusi Publik Transparansi Industri Ekstraktif, Ekonomi Distruptif, dan Proyek Masa Depan Sektor Ekstraktif”  dan diisi oleh berbagai pembicara pada bidangnya. Bpk Ir. Joko Pramubinawan, MM. Adiraja Integrasi yang pada kesempatan ini mewakili PERHAPI sebagai pembicara utama di sesi “Dampak Ekonomi Disruptif terhadap Masa Depan Industri Ekstraktif di Indonesia” membahas secara khusus dampak teknologi digital terhadap industri ekstraktif. Turut hadir juga Bpk. Yohanes Herby G. Mogot sebagai narasumber pada sesi tersebut.

IMG-20190509-WA0001

Sebagai informasi, EITI (Extractive Industries Transparency Initiatives) adalah sebuah standar global bagi transparansi di sektor ekstraktif (termasuk di dalamnya minyak, gas bumi, mineral dan batubara). Bagian utama dari standar ini adalah proses dimana dilakukan perbandingan antara pembayaran kepada pemerintah yang dilakukan perusahaan di sektor ini dengan penerimaan pemerintah. Hasil dari proses yang disebut rekonsiliasi ini menjadi sebuah laporan dan dipublikasikan ke masyarakat. Dikutip dari situs resmi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, sebagai bagian dari komitmen pemerintah Indonesia untuk terus menegakkan prinsip transparansi pada sektor migas dan minerba. Maka pemerintah meluncurkan laporan tahunan Extractive Industries Transparency Initiative (EITI) tahun pelaporan 2016, laporan EITI Indonesia tahun 2016 ini merupakan laporan ke-6 sejak Indonesia menjadi negara pelaksana EITI.

Please follow and like us: